JOMBANG – M. Sulukhil Amin atau yang akrab di sapa cak Ukil merupakan sosok pemuda Jombang yang terkenal di kalangan dunia teater dan panggung seni peran – komedi. namanya melejit dan viral di beberapa media sosial saat memerankan sebagai pembeli pentol saat berduet dengan cak silo. Ia adalah M. Shuluhil Amin, pemuda asli Desa Gedangan, Kecamatan Mojowarno.

“Yo sak karepe sing tuku se,”

“Yo sak karepe sing dodol se,”

Adalah secuil dialog antara M. Shuluhil Amin dengan perannya sebagai Cak Ukil dengan penjual pentol bernama Cak Silo yang diperankan Sakoma P Susilo, seorang pelawak senior Jatim asal Nganjuk. Cerita dalam video itu bukan peristiwa nyata. Konten video bergenre komedi ini memang dibuat keduanya untuk hiburan.

M. Sulukhil Amin (Ukil Kentroenk) nama Ukil Kentroenk diambil saat dia pernah bermain teater konsep kentrung konsorsium lakon Ada Apa dengan Poligami (AADP). Di kalangan pegiat teater Jombang, nama Ukil tak asing. Pemuda berusia 34 tahun ini sejak masih pelajar hingga saat ini, masih eksis di bidang seni peran. ”Dunia saya memang teater, selain menjadi guru Bahasa Indonesia,” ujar Ukil.

Sebelum akhirnya terjun ke dunia seni pementasan, Ukil menimba ilmu di MI Najatud Daroini Gedangan, Kecamatan Mojowarno dan lulus pada 1998. Kemudian melanjutkan pendidikan di MTs Najatud Daroini dan lulus pada 2001. Ukil lalu masuk PP Tebuireng dan lulus pada 2004 melalui MA Salafiyah Syafi’iyah.

Pada 2005, Ukil berkuliah di STKIP PGRI Jombang lewat program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Lulus kuliah, Ukil bekerja di sebuah perusahaan pembiayaan mulai 2010 hingga 2015. ”Meski kerja di perusahaan, saya tetap aktif di teater,” lanjutnya.

Kemampuannya di bidang seni peran mengantarkan Ukil masuk ke perusahaan televisi. Pada 2015, ia bergabung dalam program komedi Beselit di RCTV Jombang.

Sambil bekerja di program itu, Ukil juga nyambi bekerja di perusahaan pembiayaan pada 2016. ”Sambil bekerja di salah satu BPR, saya juga mengajar di MTsN Denanyar,” imbuhnya.

Ukil lalu bergabung dengan Rumah Produksi Tebuireng pada Agustus 2018, dalam proses pembuatan film Sakinah. Atas rekomendasi khusus dari almarhum KH Shalahuddin Wahid, Ukil juga ditugaskan mengajar di MTs Salafiyah Syafi’iyah pada 2019.

”Saya juga ikut bergabung sebagai aktor dalam film Jejak Langkah Dua Ulama, sebagai tokoh Pelerok,” ujarnya. Berbekal kemampuannya ini, ditambah sifatnya yang egaliter di luar panggung, ia mendapat rekom masuk BBS TV dalam program Pengadilan Rakyat.

Di sinilah, Ukil lalu bertemu dengan Cak Silo, pelawak senior Jatim. ”Saya berduet, sekaligus berguru dengan Cak Silo di BBS TV sampai sekarang. Tapi untuk konten Youtube itu di luar program TV, murni kegiatan saya dan Cak Silo secara pribadi,” pungkasnya.

jauh sebelum terkenal, ternyata cak Ukil mempunyai banyak cerita dan perjalanan yang sangat inspiratif, seperti yang ia ceritakan dalam video di ini. Simak ya.

Bagikan ini

3 Comments

  1. Sangat menginspiratif min😂😂😂 semoga akan terlahir cak ukil2 yang lain😆

    1. Ini salah satu seniman muda virtual yg memang punya prinsip…

      Respect for cak Ukil dan Cak Silo

Leave a Comment