WONOSALAM – Menutup pekan ketiga Ramadhan 1444 Hijriyah, Baznas Kabupaten Jombang bersinergi dengan Ikatan Keluarga Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair) Kabupaten Jombang menyerahkan 100 Kado Ramadhan Yatim Dhuafa pada Sabtu (8/4) di Masjid Al-Huda Desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam. Tak hanya penyerahan Kado Ramadhan Yatim dan Dhuafa, tetapi juga mengadakan buka bersama.

dr. Mochammad Sjarifudhin, Sp.M., M.MR., C.MC. menyampaikan santunan.

Takmir Masjid Al-Huda, Zaenal mengucapkan banyak terimakasih telah menempatkan acara pembagian Kado Ramadhan Yatim dan Dhuafa bagi warga di bawa kaki lereng Gunung Anjasmoro tersebut. Di sela menunggu waktu berbuka ketika ditemui terpisah, Zaenal mengatakan di Desa Sumberjo memang cukup banyak lansia serta janda. Sehingga Kado Ramadhan Yatim dan Dhuafa ini serasa angin segar yang meniup dengan sepoi-sepoi.

Ketua IKA Unair Kabupaten Jombang, dr. Mochammad Sjarifudhin, Sp.M., M.MR., C.MC. mengakui bahwa rutin menggelar acara bakti sosial ke desa-desa di setiap kecamatan yang ada di Kota Seribu Pesantren ini. Namun tiap tahunnya selalu berganti tempatnya.

Salah seorang penerima Kado Ramadhan Yatim dan Dhuafa dibantu berjalan anggota Baznas Kabupaten Jombang.

“Sejauh ini belum dapat serentak di seluruh kecamatan yang ada di Jombang seperti halnya yang telah dilakukan oleh Baznas Kabupaten Jombang. Untuk itu kita selalu membuka tangan bersinergi dengan Baznas Kabupaten Jombang. Seperti sore ini, paket Kado Ramadhan Yatim dan Dhuafa dari Baznas Kabupaten Jombang sedangkan uang sakunya disediakan IKA Unair Kabupaten Jombang,” jelas Mochammad Sjarifudhin.

Suasana pemberian Kado Ramadhan Yatim dan Dhuafa di Masjid Al-Huda.

Salah seorang penerima yang cukup senja usianya, Poniten mengucapkan terimakasih. Kado Ramadhan Yatim dan Dhuafa bisa digunakan mencukupi kebutuhannya sehari-hari. Perempuan yang sudah tak kuat berjalan jauh ini pun berharap ada bantuan rutin yang bisa ia terima agar membantu menjalani kehidupannya.

Para penerima menantikan waktu berpuka puasa.

Ketua Baznas Kabupaten Jombang, Didin A. Sholahudin pun menyampaikan gambaran tentang kehidupan yang sesungguhnya Allah SWT adalah maha adil. Dicontohkan bahwa Allah SWT tidak menempatkan kebahagiaan kepada orang kaya, berpendidikan, tokoh atau pejabat saja. Melainkan kepada hati setiap insan. Artinya, Allah SWT menunjukkan sebuah keadilan yang nyata dan semua berhak berbahagia.

Didin A. Sholahudin menuturkan, “Orang yang berbuka puasa tentunya juga memperoleh kebahagiaan. Setelah sehari penuh menjalankan ibadah puasa Ramadhan.”

Didin A. Sholahudin saat menyampaikan tausiyahnya.

Untuk itu segala kebaikan di bulan Ramadhan yang telah rutin dijalani bisa terus dilanjutkan, ungkap Didin A. Sholahudin menutup sambutannya. Seperti sudah terbiasa menjalankan Shalat Tarawih maka ditingkatkan ke Shalat Malam atau Tahajud. Banyak sekali keistimewaan yang akan diperoleh saat dengan istiqomah melakoninya. DIVISI MEDIA

Bagikan ini

Leave a Comment